Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kejarlah Kebaikan

Ya, dalam hidup, kita tidak pernah terlepas dari kejar-mengejar. Hidup bagaikan dalam perlombaan lari yang saling mengejar sampai mencapai garis akhir. Amsal juga menyebutkan tentang “siapa mengejar”. Namun, menurut Amsal, yang harus terus dikejar adalah kebaikan. Mengapa? Dalam dunia ini, banyak hal bisa dikejar, misalnya harta, uang, kepandaian, karier, jabatan, nama terkenal, kedudukan, wanita atau pria, dan lain-lain. Oleh karena itu, Amsal mengingatkan agar kita tidak lupa “mengejar kebaikan”. Kalau seseorang mengejar kebaikan, Amsal menyatakan bahwa ia akan menemukan relasi yang sangat indah, yaitu akan diperkenan oleh orang lain. Diperkenan artinya orang lain senang dengan apa yang kita lakukan. Orang lain akan menyetujui, mendukung, bahkan memperjuangkan apa yang kita kerjakan, karena tahu itu menghasilkan kebaikan. Namun, kalau orang mengejar kejahatan, yaitu sengaja melakukan yang tidak benar, mencelakakan dan merugikan orang lain, menghalalkan segala cara untuk kepentingan diri sendiri, orang itu akan menuai kejahatan pula. Ada orang yang mengutamakan penampilanannya sekadar untuk menipu orang lain. Itu salah satu bentuk mengejar kejahatan sehingga pasti akan menuai kejahatan pula. Kejarlah kebaikan dalam hidup jika kita ingin menuai kebenaran bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *