Khotbah Perjanjian Baru

Keramahan pada Orang Kecil

Dalam Injil Matius 10:40-42 Tuhan Yesus juga menyinggung mengenai keramahtamahan, terutama keramahtamahan yang diberikan kepada para murid yang diutus oleh Yesus untuk membawa berita. Berita apa? Berita bahwa di dalam Yesus Kristus ada keselamatan, di dalam Yesus Kristus ada pemulihan dan pengampunan dosa. Sebuah tugas perutusan yang mulia, namun sama sekali tidak mudah. Ada dua kemungkinan yang dihadapi oleh para murid: ditolak dengan kebencian atau diterima dengan ramah. Bagi barangsiapa yang menolak kehadiran para murid, maka ia sama saja dengan menolak Yesus sendiri. Namun bagi barangsiapa mau menyambut para murid, maka berarti ia mau menyambut Yesus, dan barangsiapa mau menyambut Yesus berarti ia mau menyambut Allah Bapa masuk dalam kehidupannya. Menyambut di sini bukan sekedar menerima, karena bisa jadi seseorang menerima tamu dengan tidak ramah. Dalam bahasa Yunani, kata menyambut (dexomai) memiliki arti yang lebih mendalam, yakni menerima dengan ramah, hangat, dengan tulus. Nah, bagi barangsiapa yang mau menyambut para murid dengan keramahan, maka bacaan kita menyebutkan bahwa orang tersebut akan menerima upah sesuai dengan keramahan yang ditunjukkan. Kalau ia ramah kepada nabi, maka ia akan menerima upah nabi. Kalau ia ramah  pada orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Kalau ia ramah pada orang yang diutus Allah, maka ia akan menerima upah dari Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *