Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kesetiaan dan Pengkhianatan

Seorang saksi yang benar, dituntut untuk menyatakan kebenaran dan kejujuran dari apa yang ia lihat dengan mata kepala sendiri. Seorang saksi tidak boleh mengatakan, “… menurut kata orang”; atau “saya mendengar dari tetangga saya”, dan sebagainya. Saksi yang benar adalah orang-orang yang mengalami sendiri peristiwa-peristiwa yang akan diungkapkan dalam kesaksiannya. Seorang saksi yang baik harus mengatakan apa adanya, tidak boleh dikurangi atau ditambahi; tidak boleh menyampaikan sesuatu berdasarkan imajinasi atau khayalannya sendiri. Tidak bisa mengubah atau membuat skenario, cerita baru dari peristiwa yang dialaminya. Apa yang dilihat dengan mata kepalanya sendiri, itu yang diberikan sebagai kesaksian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *