Apa yang kita lakukan ketika hidup membawa kejutan yang tidak menyenangkan? Marah dan kecewa? Terhadap diri sendiri, orang lain, dan bahkan Tuhan? Kemarahan dan kekecewaan adalah reaksi alami dan manusiawi, tetapi tidak produktif di dalam kehidupan ini. Tidak ada jalan keluar yang lebih baik ketika hidup ini tidak sesuai harapan selain menyembah. Menyembah berarti mengakui kedaulatan Allah di dalam kehidupan kita. Menyembah berarti menerima segala perkara yang diizinkan Allah untuk terjadi. Menyembah adalah pilihan yang terbaik bukan ketika hidup ini berlangsung lancar, melainkan lebih dari itu, yakni ketika hidup membawa kejutan yang tidak menyenangkan.
Khotbah Natal: Saat Menyembah, Allah Memberi Arah
December 6, 2017