Renungan Berjalan bersama Tuhan

Pandanglah Aku

Guru kita, Tuhan Yesus Kristus mengajarkan agar kita terus memandang kepada Dia. Penulis surat Ibrani berkata, “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman” (Ibrani 12:2). Suasana pada waktu itu memang diwarnai penderitaan. Umat Allah sedang menghadapi tantangan yang berat, yaitu mereka diminta untuk menyangkali iman mereka dalam Kristus jika mereka tidak ingin mati dalam penganiayaan. Tuhan datang kepada orang-orang Kristen pada masa itu, dengan seruan agar mereka “menjalani hidup ini dengan mata yang tertuju kepada Yesus”. Memandang Yesus! Jelas itu merupakan sorot mata yang menatap Yesus di tengah suasana mereka yang sudah tidak sanggup menjalani hidup ini, hanya bisa bergantung dan memohon belas kasihan serta perlindungan-Nya karena tidak mampu melawan orang-orang dengan hati yang masih dalam kegelapan. Orang-orang yang akan memusnahkan umat Tuhan, yang memaksa mereka untuk murtad dan menyangkal Tuhan. Di tengah situasi demikian, penulis Ibrani mengingatkan untuk terus “memandang kepada Yesus”. Dia adalah Tuhan yang pernah menderita sengsara, bahkan sampai mati di atas kayu salib. Tuhan pasti akan menguatkan siapa pun yang terus memandang Dia dalam hidupnya. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *