Nabi Yeremia juga memberikan nubuat bagi orang-orang di Rama bahwa Tuhan akan mengubah tangisan mereka menjadi sukacita yang besar. Apa yang dikatakan Yeremia 31:15 dikutip oleh Matius, “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi” (Matius 2:18). Rama, yang berimpitan dekat dengan Betlehem, memiliki latar belakang sejarah yang besar, khususnya karena Yakub pernah mendirikan tugu bagi Israel. Kota itu juga menjadi bagian dari kesadisan Herodes. Raja itu marah karena ada nubuat bahwa akan lahir seorang Raja di atas segala raja, yang akan memimpin bangsa Israel, bahkan seluruh umat manusia di dunia. Tentunya nubuat itu sangat mengusik hatinya yang sedang berkuasa pada waktu itu. Ia raja yang besar dan sukses. Tak mungkin dan tak ada orang yang dapat menggeser kedudukannya. Oleh karena itu, ia memerintahkan agar semua bayi laki-laki yang berumur di bawah 2 tahun di kota Betlehem dan sekitarnya harus dibunuh, termasuk Rama.
Ratap Tangis di Rama
February 19, 2018