Renungan

Penyesalan Datang Belakangan

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Dan pada akhirnya engkau akan mengeluh, kalau daging dan tubuhmu habis binasa, lalu engkau akan berkata: “Ah, mengapa aku benci kepada didikan, dan hatiku menolak teguran. Amsal 5:11-12 “Penyesalan selalu datang belakangan. Kalau datang di awal itu namanya pendaftaran,” demikan seorang rekan membuka percakapannya. Walaupun ada nada canda dalam perkataan… Read More Penyesalan Datang Belakangan

Renungan

Mengapa Memberi Persembahan?

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. Amsal 3:9-10 “Mengapa kita memberikan persembahan di gereja? Bukankah Tuhan tidak membutuhkan uang karena Dialah yang empunya segala sesuatu?” tanya seorang remaja di… Read More Mengapa Memberi Persembahan?

Renungan

Mengoleksi Pujian

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri. Amsal 27:2 Suatu kali setelah selesai melayani sebuah kebaktian, seorang pemuji yang tadi mempersembahkan pujian bertanya, “Bagaimana menurut pendapat Bapak? Suara saya tadi ok, ‘kan?” Saya hanya terdiam dan memikirkan pertanyaannya. Pertanyaan pertama “Bagaimana… Read More Mengoleksi Pujian

Renungan

Menyalahkan Tuhan

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Manusia merugikan diri sendiri oleh kebodohannya, kemudian menyalahkan TUHAN atas hal itu. Amsal 19:3—BIS “Saya tidak tahu, Pak, mengapa Tuhan mengizinkan hal ini terjadi. Saya marah kepada Tuhan karena Dia tidak menjagai saya sampai terjadi kecelakaan ini,” tutur seorang anak remaja dalam suatu kesempatan. “Apa yang sebenarnya terjadi? Kamu mengalami… Read More Menyalahkan Tuhan

Renungan

Menghina Sang Pencipta

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Siapa mengolok-olok orang miskin menghina Penciptanya; siapa gembira karena suatu kecelakaan tidak akan luput dari hukuman. Amsal 17:5 Simpati dan empati. Dua kata yang berulang kali kita dengar dan ucapkan walau mungkin tanpa pernah memahami perbedaan mendasar di antara keduanya. Simpati berasal dari kata sun yang berarti bersama-sama, dan pathos… Read More Menghina Sang Pencipta

Renungan

Menyuap Tuhan

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya. (Amsal 15:8) Suatu kali saya mengajak orang yang berminat untuk mempelajari iman Kristen menghadiri sebuah Persekutuan Doa. Orang ini berasal dari latar belakang yang sangat buruk. Keluar masuk penjara sudah sangat biasa baginya. Saya meninggalkannya di bangku belakang… Read More Menyuap Tuhan

Renungan

Tindakan yang Memberkati

Oleh: Pdt. Wahyu ‘wepe’ Pramudya Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. Amsal 16:2 Selepas kematian istrinya, seorang pria rajin mengunjungi makam sang istri setiap pagi dan sore. Hal itu sudah berlangsung selama kurang lebih sebulan. Para tetangga terharu dengan kesetiaan sang suami mengunjungi makam istrinya yang berjarak tak… Read More Tindakan yang Memberkati