Renungan

Cabut Akar Kemalasan

Berkatalah si pemalas: “Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!” Seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya. (Amsal 26:13-14) Dahulu, ketika saya masih kanak-kanak, satu-satunya hiburan yang sesuai usia adalah menonton film Si Unyil yang ditayangkan di stasiun televisi satu-satunya pada waktu itu: TVRI. Salah satu tokoh dalam kisah Si… Read More Cabut Akar Kemalasan

Renungan

Tabur Tuai

Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa. (Amsal 20:4) Suatu kali saya diminta seorang ibu untuk menasihati anaknya yang malas bekerja. “Buat apa saya kerja keras, Pak Wepe. Burung di udara saja dipelihara oleh Tuhan, apalagi saya!” demikian jawab pemuda itu.  Saya terdiam sejenak, tersenyum,… Read More Tabur Tuai

Renungan

Menara yang Kuat

Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. (Amsal 18:10) Suatu kali saya berjumpa dengan seorang perempuan muda yang cantik bernama Y. Dalam kepolosan usia mudanya, Y lari meninggalkan rumah bersama pacarnya. Selama beberapa bulan mereka menikmati kebebasan yang diidam-idamkan di beberapa kota.

Renungan

Kenangan yang Memberkati

Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk. (Amsal 10:7) Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Saya yakin Anda sangat mengenal peribahasa ini. Maknanya pun jelas, yakni ada sesuatu yang kita tinggalkan saat kematian menjemput: nama baik atau sebaliknya, reputasi yang buruk.

Renungan

Bebal

Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya. (Amsal 18:2) Seorang anak tertangkap basah menyontek saat ujian sedang berlangsung. Guru menegurnya dan anak itu memberikan beberapa alasan mengapa ia menyontek. Bukannya mengakui kesalahan, anak itu mencoba untuk membenarkan tindakannya. Hal yang seperti ini terjadi berulang kali. Jika Anda adalah guru tersebut, apa… Read More Bebal

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Keluarga Sejahtera, Keluarga Bahagia

Keluarga Sejahtera, Keluarga Bahagia Oleh: Pdt. Nathanael Channing Amsal 31:23-31 “Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri …. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya …. Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia: Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.… Read More Keluarga Sejahtera, Keluarga Bahagia

Renungan Berjalan bersama Tuhan

Pesan Ibu

Pesan Ibu Oleh: Pdt. Nathanael Channing Amsal 31:2-7 “Apa yang akan kukatakan, anakku, anak kandungku, anak nazarku? Jangan berikan kekuatanmu kepada perempuan, dan jalanmu kepada perempuan-perempuan yang membinasakan raja-raja. Tidaklah pantas bagi raja, hai Lemuel, tidaklah pantas bagi raja meminum anggur, ataupun bagi para pembesar mengingini minuman keras, jangan sampai karena minum ia melupakan apa… Read More Pesan Ibu