Renungan

Tawanan yang Menawan dan Tahanan yang Membebaskan

Pada suatu hari berkatalah pelayan itu kepada majikannya, “Nyonya, sekiranya tuan pergi menemui nabi yang tinggal di Samaria, pastilah nabi itu akan menyembuhkan tuan.”

2 Raja–raja 5:1-3

Sebagai seorang anak, saya tidak mempunyai banyak terlalu kenangan dengan ayah. Dari sedikit kenangan tersebut, salah satunya sangat membekas. Yakni ketika ayah harus berurusan dengan polisi hingga akhirnya harus dipenjara selama sekitar 2 tahun. Bukan karena ayah mencuri, merampok atau melakukan kejahatan lainnya, namun niat baik ayah yang disalahgunakan. Seseorang mengaku kehilangan ijazahnya dan membutuhkan ijazah tersebut untuk suatu keperluan. Kebetulan ayah bekerja di bidang percetakan, orang tersebut minta tolong dibuatkan ijazah. Ayah tahu bahwa hal tersebut tidak dapat dibenarkan, tapi karena orang tersebut memohon dengan sangat, ayah pun luluh dan membuatkan ijazah asli tapi palsu. Ternyata ijazah aspal tersebut digunakan untuk mengikuti pemilihan kepala desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *