Renungan

Tawanan yang Menawan dan Tahanan yang Membebaskan

Niat untuk menolong membawa ayah harus menjalani sebagaian hidupnya dalam penjara. Ibu harus menjadi tulang punggung keluarga, mencukupi kebutuhan hidup dan sekolah 4 orang anak. Sangat tidak mudah. Beberapa kali saya mendampingi ibu, dengan naik bis, kami menjenguk ayah di penjara di luar kota. Saat itu, keluarga kami merasakan betapa tidak menyenangkan melihat ayah menjadi tahanan.

Namun Tuhan memiliki rencana yang sungguh di luar pikiran manusia. Latar belakang ayah yang pernah menempuh kursus Alkitab membuatnya dipercaya oleh petugas untuk menjadi pembimbing rohani bagi para tahanan dan napi yang ada. Tidak hanya mengajar dan mendampingi mereka selama di penjara, beberapa bahkan tinggal di rumah kami ketika mereka sudah menyelesaikan masa hukuman penjara. Ayah membimbing mereka kembali ke jalan yang benar dan membekalinya dengan keahlian sederhana di bidang percetakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *