“Apa amanat istri Bapak sebelum meninggal. Apakah ia juga meminta Bapak mengipasi makamnya?” tanya tetangga itu. Pria itu menjawab, “Istri saya berpesan, ‘Jangan sampai kamu kawin lagi sebelum kering tanah kuburanku!’”
Kita kerap kali menilai tindakan seseorang hanya berdasarkan apa yang tampak di depan mata. Padahal nilai sebuah tindakan juga menyangkut aspek yang tak terlihat, yakni motivasi.
“Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati” (Amsal 16:2). Amsal ini adalah peringatan bagi kita. Jangan berpikir bahwa tidak ada yang mengetahui motivasi yang ada di hati dalam melakukan suatu tindakan. Tuhan itu mahatahu. Mari datang dengan segala motivasi yang ada di dalam hati agar Tuhan yang menyelidiki dan mengoreksi.