Dengan tegas Tuhan berkata, “Lalu Tuhan mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; Tuhan berfirman kepadaku: ‘Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu’” (Yeremia 1:9). Jelas melalui ayat ini kita dapat melihat bahwa kriteria pandai berbicara bukan prasyarat untuk menjadi pemimpin karena Tuhan dapat memperlengkapi orang-orang yang dipilih-Nya untuk menjadi pemimpin. Tuhan akan memberikan dan memampukan seeorang untuk berkata-kata dengan hikmat karena Tuhan sendiri yang menaruh perkataan-perkataan-Nya ke dalam mulut orang itu, yang artinya Tuhan sendiri yang memberikan kemampuan untuk berbicara dengan baik dan benar. Jadi, panggilan Tuhan tidak tergantung dari kemampuan diri seseorang apakah ia mampu atau tidak, tetapi dari “apakah bersedia atau tidak”. Jangan pernah mengatakan kepada Tuhan “aku tidak bisa!” Tuhan yang memilih orang-orang yang akan menjadi pemimpin adalah Tuhan yang juga sudah mempersiapkan segalanya dengan baik. Tuhan pasti memperlengkapi orang-orang yang dipanggil untuk mengerjakan tugas panggilan-Nya. Dan Tuhan yang memanggil adalah Tuhan yang tidak pernah salah pilih. Dia sudah memilih orang yang tepat untuk mengerjakan tugas panggilan-Nya.
Tuhan, Aku Tidak Bisa
July 20, 2018