Sebutan “orang-orang buta” dalam Yesaya 42:16 mengingatkan Israel bahwa dalam hidup mereka sebenarnya mereka tidak berbeda dengan orang buta. Walaupun dapat melihat, tetapi sebenarnya mereka buta! Yesaya berkata, “Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan” (Yesaya 42:16). Tuhan memberitahukan kepada Israel bahwa sekarang Tuhan mau menuntun mereka yang tidak dapat melihat, mereka yang tidak tahu jalan yang benar. Tentunya “tidak dapat melihat” di sini bukan dalam arti harfiah bahwa Israel mengalami kebutaan. Yang dimaksudkan adalah mereka tidak tahu lagi mana jalan yang benar dan mana yang salah! Dengan demikian, kini Tuhan membuat jalan yang baru bagi mereka; jalan yang tidak diketahui dan dikenal oleh mereka. Di jalan yang baru itu sudah tidak ada lagi kegelapan. Tuhan memberikan terang dalam hidup mereka sehingga mereka tahu mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah yang menuju pada kehancuran!
Tuhan yang Menuntun Aku
January 2, 2018