Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Dalam Yohanes 6 tadi digambarkan bahwa dunia yang dihadapi oleh Tuhan Yesus dan para murid adalah dunia yang kering, dunia yang gersang. Kering dan gersang tidak hanya dalam arti fisik. Ketika itu hati manusia juga sedang mengalami kekeringan. Melalui Yohanes 6 ini kita akan belajar bahwa Tuhan Yesus bukan sekadar Tuhan bagi hidup rohani Saudara dan saya, melainkan juga Tuhan atas tubuh jasmani Saudara dan saya. Yesus adalah juga Tuhan atas kebutuhan fisik Saudara dan saya. Bukankah mukjizat yang diceritakan dalam Yohanes 6 itu terjadi setelah Yesus mengajar orang-orang dengan kebenaran Firman? Orang sering salah memahami hal ini, seolah-olah Tuhan Yesus hanyalah Tuhan rohani hidup kita. Padahal sebenarnya, Tuhan adalah Tuhan yang komplet bagi hidup Saudara dan saya. Ketika Tuhan Yesus melihat orang berbondong-bondong, ada rasa iba… ada belas kasihan dalam hati Tuhan Yesus. Dan menariknya lagi, kepada Tuhan Yesus murid-Nya pun bisa memberikan usulan-usulan. Kita baca tadi, “Waah… orangnya sebegini banyak, Tuhan. Tidak mungkin kita memberi mereka makan!” Kalau Saudara membaca dengan teliti kisah tadi, di sana dikatakan, Tuhan Yesus ingin menguji murid-murid-Nya.
On Dedication
June 1, 2019