Khotbah Perjanjian Lama

Perjalanan Bersama Allah

Melalui teks yang dibaca hari ini, kita belajar dari sebuah “drama” tentang Allah yang tidak hanya transenden, namun juga imanen dan terasa begitu personal di Perjanjian Lama. Allah yang tidak jarang murka terhadap umatNya. Bangsa Israel yang belum lama keluar dari Mesir, telah berkeluh kesah kembali karena merasa menderita.

Drama ini sudah berulang-ulang terus, lagu lama. Tentang love-hate relationship Allah dengan bangsa Israel. Di dalam bagian ini, agak menarik karena Allah tidak digambarkan dengan reaktif. Kehadiran ular tedung tidak disebutkan sebagai “hukuman Allah”.  Tidak ada ekspresi tertentu dari Allah. Bangsa Israel sendiri yang merasa jangan-jangan Allah marah lalu memberikan ular di ayat 6. Tapi hukuman Allah tidak pernah disebutkan sebagai motif, dan Musa tidak pernah mengonfirmasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *