Khotbah Perjanjian Baru

Sebuah Pelajaran dari Sejarah

Menaati Tuhan, Allahmu (ay. 2b)

Sebuah cinta tidak dapat dikatakan hanya di bibir saja, tetapi perlu disertai sebuah tindakan nyata bahwa aku benar-benar mencintaimu.  Betharia Sonata pun bernyanyi, “semua bisa bilang sayang, semua bisa bilang.  Apalah artinya sayang tanpa kenyataan.” (dinyanyikan)

Ucapan semanis apapun tidak akan ada artinya jika tidak disertai perbuatan nyata.  Kalau manusia saja membutuhkan cinta yang dinyatakan, bagaimana dengan Tuhan Sang Pencipta manusia.  Tuhan juga menuntut umat-Nya untuk mencintai-Nya lebih dari sekadar ucapan manis saja.  Tuhan meminta kita untuk menaati segala perintah dan ketetapan yang telah Tuhan berikan.  Namun, bagaimana dengan bangsa Israel pada waktu itu?  Apakah mereka mampu menaati segala perintah dan ketetapan Tuhan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *