Khotbah Perjanjian Baru

Sebuah Pelajaran dari Sejarah

Namun untuk kesekian kalinya Tuhan menunjukkan kekuatan dan kebesaran-Nya di hadapan seluruh bangsa Israel.  Tuhan mengangakan tanah dan menelan habis para pemberontak dan seluruh keluarganya.  Inilah bentuk hajaran Tuhan kepada umat-Nya yang tidak taat kepada perintah dan ketetapan-Nya.

Kata “hajaran” di ayat 2 tidak semena-mena merupakan pukulan atau ganjaran dari Tuhan.  Kata hajaran dapat dipahami sebagai discipline atau lesson.  Itu berarti pengalaman-pengalaman kita di masa lalu dapat dijadikan Tuhan sebagai tempat untuk mendidik dan mendisiplinkan kita supaya kita semakin mengasihi dan menaati Tuhan.  Oleh sebab itulah, kita tidak boleh terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Tuhan itu jahat apalagi Tuhan itu tidak ada di saat masa-masa kelam menghimpit kita.  Karena bisa jadi itu adalah bentuk pendisiplinan Tuhan bagi kita agar kita semakin mengasihi dan menaati Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *