Prinsip itu menjadi masalah di Indonesia, khususnya yang kelas menengah ke atas, karena banyak orangtua yang menyerahkan anaknya ke babysitter. Sehingga nanti wajah yang paling diingat oleh anak itu malah wajah babysitter-nya, bukan wajah orangtuanya. Ketika anak ini hendak mencerap gambar, maka yang dia ambil adalah gambar babysitter-nya dan bukan gambar orangtuanya. Kalau kita melihat Kitab Ulangan pasal 6, maka Allah melalui Musa bukan memberikan perintah kepada babysitter. “Hai babysitter, ajarkan ini kepada anak-anak tuanmu.” Tidak ada perintah seperti itu. Tetapi inilah perintah kepada setiap orangtua: “Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu.” Kepada anak-anakmu, bukan kepada anak-anak tuanmu. Juga perintah ini bukan diberikan kepada guru. “Hai guru-guru, ajarkan ini kepada murid-muridmu.” Bukan!
Aku Memulihkanmu
October 6, 2021