Khotbah Perjanjian Baru

Andai Aku Punya Seribu Tangan

Kisah dua ekor landak ini mirip dengan gereja. Gereja perlu untuk menjaga kesatuannya, namun gereja seringkali juga terdiri dari para “landak-landak” yang tanpa sengaja saling melukai satu sama lainnya ketika mendekat. Kalau begitu apakah yang harus dilakukan oleh gereja? Apakah gereja lebih baik terdiri dari orang-orang yang menyenangkan saja? Kita tentu saja akan menjawab “Tidak!” Sebab kita menyadari bahwa gereja tidak boleh terdiri dari orang-orang yang menyenangkan saja. Sayangnya ucapan kita seringkali berbeda dengan tindakan kita. Ketika benar-benar ada orang yang “menusuk” kita di dalam gereja, kita mulai mengeluh, “mengapa dia ada di gereja ini?” “Tanpa dia pun gereja ini tidak merasa kehilangan kok!” dan berbagai ucapan lainnya. Kita semua senang dengan ide untuk bersatu, namun pada praktiknya hal tersebut tidaklah menyenangkan. Lantas, atas dasar apakah sebenarnya gereja harus bersatu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *