Khotbah Perjanjian Baru

Andai Aku Punya Seribu Tangan

Tubuh yang tidak kelihatan elok yang dikatakan Paulus di sini kemungkinan besar adalah (maaf) alat kelamin atau dubur. Tentu saja bukan bagian yang elok untuk dilihat, namun persis karena itulah kita memperhatikannya.

Tuhan justru sengaja menyusun semuanya ini “…supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memerhatikan.” (12:25). Pada akhirnya tubuh yang benar adalah ketika salah satu bagiannya mendapatkan kehormatan maka semuanya mendapat ikut bersukacita: apabila tangan saya kuat dan mendapatkan kehormatan, maka seluruh tubuh saya, kepala, kaki, dan semuanya turut bersukacita. Memang kepala tidak mendapatkan kehormatan seperti tangan, namun ia turut bersukacita karena tangan mendapat kehormatan. Hal ini sangatlah realistis, ketika ada seseorang yang dipuji karena kehebatan, misalnya, permainan musiknya, maka bukan kita yang mendapatkan kehormatan sebagai pemain musik, namun kita turut bersukacita karena ada saudara kita yang mendapatkan kehormatan. Begitu pula sebaliknya. Apabila ada saudara kita yang menderita, maka seluruh tubuh ikut menderita bersama. Itulah tubuh. Itulah tubuh Kristus. Itulah gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *