Pada umumnya orang berpikir bahwa kunci untuk menjadi bahagia adalah kaya raya, terkenal, berkedudukan tinggi, berkuasa, bisa mengendalikan segala sesuatu, dll. Orang yang bangkrut, yang sakit terminal, yang diperlakukan tidak adil dan dijebloskan ke dalam penjara, adalah orang yang celaka. Namun, Tuhan Yesus justru menunjukkan yang sebaliknya: orang yang berbahagia adalah orang yang miskin, yang sekarang ini lapar, yang sekarang ini menangis, yang dibenci, dikucilkan, dicela dan ditolak. Sedangkan orang yang kaya, yang sekarang ini kenyang, yang sekarang ini tertawa, yang dipuji oleh semua orang, adalah orang yang celaka. Apa maksudnya?
Bahagia Sejati
March 12, 2019