Kedua, Lapar dan Haus akan Kebenaran
“Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Matius menambahkan: “lapar dan haus akan kebenaran“. (Matius 5:6). Maksudnya, orang yang berbahagia adalah orang yang sadar bahwa jiwanya lapar dan haus, dan bahwa hanya Tuhan yang bisa memuaskannya, oleh karenanya dia tidak berusaha memuaskan kehausannya itu dengan kesenangan yang ditawarkan oleh dunia ini, melainkan dengan mencari Tuhan. Semakin lapar dan haus semakin mencari Tuhan dan semakin mencari Tuhan semakin dipuaskan. Itulah kebahagiaan sejati.