Pesan dari tanda-tanda zaman dan perumpamaan pohon ara sangat jelas: Tidak ada angkatan yang bebas dari malapetaka sampai pada hari kedatangan Kristus kembali ketika Kerajaan Allah datang dengan segala kepenuhannya. Tetapi orang Kristen tidak boleh cemas dan berkecil hati. Seharusnya kita meneliti tanda-tanda zaman dengan sangat cermat, sama seperti melihat pohon ara yang bertunas, dan mengetahui bahwa kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya mengantarkan ke zaman yang baru. Karena itu, perumpamaan ini mendorong kita orang-orang percaya untuk tetap waspada. Kesengsaraan yang kita alami jangan sampai mengurangi kesabaran dan meruntuhkan kepercayaan kita. Malahan, kita harus meneguhkan pengharapan akan hari terakhir yang sudah dekat, yang penuh kemuliaan, di mana kesengsaraan merupakan pertanda. Namun perlu diperhatikan, fokus kita tidak mencari tanda-tanda, kita mencari Juruselamat (Flp. 3:20). Waspadalah, sewaktu-waktu Kristus dapat datang untuk gereja-Nya. Kewaspadaan kita ini harus diwujudkan dengan senantiasa berjaga-jaga dan berdoa.
Berjaga-jaga dan Berdoa (Khotbah Advent I)
November 22, 2021