Khotbah Perjanjian Lama

Berperang Melawan Keserupaan dengan Dunia

Tetapi bukankah itu merupakan hal yang tidak mudah? Bukankah berperang melawan kedagingan seringkali menyakitkan, penuh pengorbanan, dan terkadang memalukan? Atas dasar apakah kita wajib melakukan Perang Suci tersebut?

  1. Melakukan Perang Suci dengan Dasar Kasih Karunia (6-11)

Saudara, teks yang kita baca mengatakan bahwa bangsa Israel adalah pilihan Allah sendiri. Ia merupakan “umat kesayangan-Nya;” atau lebih tepat lagi, “harta kesayangan-Nya!” Melihat segala yang dikerjakan oleh Allah kepada bangsa Israel, rasanya keterlaluan apabila Israel tidak menyadari bahwa ia begitu spesial, begitu berharga. Israel sangatlah istimewa, tetapi bukan karena banyak jumlah mereka; bukan karena gagah prajurit-prajurit mereka; malahan mereka adalah bangsa yang paling kecil dari segala bangsa. Bukan karena semua ini Allah hashaq; “terpikat”—yang memiliki makna seorang pemuda yang terpikat oleh seorang wanita—kepada Israel. Tetapi oleh karena Allah memang mengasihi mereka; dan juga karena kesetiaan-Nya kepada janji-Nya kepada Abraham. Bangsa Israel tidak berhak mendapatkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *