Itulah mengapa masih sering kita amati pelayanan injil Kristus yang berat sebelah – kita lakukan community development, bantuan sosial, dukung pendidikan – tetapi tidak memberitakan Injil. Kemudian banyak pakai alasan dengan mengatakan “injil itu intinya kasih dan kasih paling efektif diwujudkan bukan diabjadkan sebagai kalimat-kalimat indah.” Akhirnya pemberitaan Injil, memperkenalkan siapa Yesus Kristus tidak terjadi. Bagaimana orang lain tertarik dengan keunikan dan kekuatan Injil kalau yang beri kesaksian juga tidak yakin?
Bersaksi di Marketplace
June 22, 2019