Khotbah Perjanjian Baru

Bersaksi di Marketplace

Ini tantangan terbesar bagi kita utk menyaksikan Kristus di tengah konteks marketplace. Banyak perilaku dari dunia yang sudah membudaya, itu yang lebih mengarahkan hidup kita komunitas Kristen. Contoh di Singapura tentu budaya meritokrasi yang menyerap ke semua lini kehidupan. Kita semua berselancar di arus dan gelombang yang sama dengan masyarakat tanpa terlalu mengkritisi budaya tersebut. Jika ada orang Kristen yang mengkritisi, biasanya orang itu yang suka dipandang aneh sendiri. Misal: berapa banyak dari kita yang mengatakan ‘gak apa2, kita kerja di Singapur, mau gak mau kerja tabrak ritme hidup yang Tuhan Allah tanam’; berapa byk dr kita yang gosipin teman-teman yang lakukan home schooling karena tidak mau ikut sistem?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *