Ketiga, mengajar melalui simbol-simbol (ayat 8-9).
Pengajaran di ayat 7 dilakukan secara verbal. Pengajaran di ayat 8-9 lebih ke arah visual. Keduanya penting. Yang satu tidak meniadakan yang lain. Yang satu tidak menggantikan yang lain.
Jikalau kita mengamati kehidupan bangsa Israel, anak-anak sejak kecil sudah diperkenalkan dan dikondisikan dengan nuansa relijius. Bayi laki-laki disunat pada hari ke-8. Pada perayaan-perayaan tertentu, ayah memimpin doa dan menerangkan makna di balik setiap ritual. Walaupun anak-anak mungkin tidak sepenuhnya memahami hal itu, namun kebiasaan ini tetap perlu untuk dilakukan. Pada waktu anak-anak beranjak dewasa, mereka akan memahami makna di balik setiap simbol tersebut.