Bagaimana seseorang bisa mencari dan menemukan hikmat? Pertama, hikmat ditemukan melalui hidup dengan takut akan Tuhan. Pengertian takut bukan seperti pencuri yang dikejar-kejar polisi untuk ditangkap. Takut di sini mempunyai makna setia: menuruti apa yang dikatakan dan melakukan dengan setia. Orang yang mencari hikmat dimulai dengan setiap hari bersekutu dengan Tuhan. Ada banyak cara bisa dilakukan, misalnya membaca firman Tuhan setiap hari. Mengapa setiap hari? Karena kita hendak mencari Allah dan mengetahui kehendak-Nya hari ini. Untuk mengetahui apa yang Allah ingin lakukan bagi kita, tidak ada cara lain selain membaca firman Tuhan dan merenungkannya setiap hari. Kedua, menemukan hikmat dimulai dengan persekutuan doa. Doa adalah sarana komunikasi agar kita bisa bercakap-cakap dan bisa curhat kepada Allah. Orang yang bisa mencurahkan isi hatinya kepada Allah pasti akan mendapatkan kekuatan dari Allah sendiri. Orang yang mendapatkan kekuatan adalah orang yang mendapatkan hikmat. Ketiga, orang yang mencari hikmat adalah orang yang hidupnya mempunyai kesaksian yang baik di tengah masyarakat, tidak hanya dalam komunitas Kristen atau gereja, tetapi juga masyarakat umum. Banyak orang bisa menyaksikan bahwa hidup orang berhikmat itu baik, benar, lurus, berbelas kasihan, dan sebagainya. Amin.
Carilah dan Temukan Hikmat
August 11, 2018