Nyanyian Musa dan seluruh bangsa Israel setelah menyebrangi laut Teberau dalam Keluaran 15:3 menyatakan, “TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya” Allah yang berdaulat terlibat langsung dalam berbagai pengalaman perang sejak Israel keluar dari Mesir sampai masa monarki atau pemerintahan raja-raja. Menang atau kalah perang ada di tangan Allah, Raja yang berdaulat. Seorang raja, panglima perang, dan pasukan memang harus menyusun strategi perang. Namun, di atas semua itu seorang raja harus merendahkan diri di hadapan Allah, Raja yang berdaulat dan memohon pertolongan Allah. Inilah inti dari mazmur raja yang dipakai dalam momen jelang perang. Mari kita perhatikan 2 poin penting dalam Mazmur 20.
Doa permohonan kepada TUHAN (ay 2-5)
Dalam liturgi ibadah khusus Israel, raja dan seluruh umat berkumpul di bait Allah. Raja akan memberikan korban persembahan sebagai ungkapan merendahkan diri dan memohon pertolongan Allah. Raja atau imam akan berdoa mewakili umat. Inti dari doa permohonan seperti yang ada di ayat 2-5 ialah kiranya TUHAN mendengar, menjawab, memberkati rencana sang raja, dan memberikan kemenangan. Dasar dari permohonan ini ialah SIAPA ALLAH yang telah terbukti dalam sejarah Israel.