Renungan Berjalan bersama Tuhan

Kasih Bisa Dekat Atau Jauh

Dari dua contoh tersebut tampak perbedaan yang besar tentang kasih orangtua kepada anak. Kasih itu bisa bersifat dekat dan jauh. Kasih yang dekat adalah kasih yang kehangatan dan getaran emosionalnya benar-benar dapat dirasakan. Ada ikatan batin yang dekat dan akrab. Sedangkan kasih yang jauh tidak menghasilkan kehangatan, kedekatan, dan hanya ada sedikit getaran emosional. Perasaan itu tetap ada semata-mata karena masih adanya hubungan orangtua dan anak. Amsal berkata, “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu” (Amsal 3:2). Ternyata kasih bisa mendekat dan menjauh! Kasih dan kesetiaan bisa meninggalkan kita. Entah disengaja atau tidak, disadari atau tidak, relasi kasih itu bisa semakin jauh akibat jarangnya pertemuan, tegur sapa, persentuhan, tindakan saling membelai dan memeluk. Amsal menyatakan bahwa kasih itu harus dikalungkan di leher kita dan dituliskan pada loh hati. Kalung yang dikenakan itu menempel ke tubuh kita, dekat dengan hati. Tuliskanlah dalam relung hati yang paling dalam, maka kasih itu akan mendekat, dialami, dan dirasakan. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *