Khotbah Perjanjian Lama

Kasih Setia Allah

Ilustrasi

Saudara, ada seorang ibu yang mengalami pengalaman pahit di dalam kehidupan pernikahannya.  Ia memiliki seorang suami yang kasar, yang tidak segan-segan untuk memukuli istrinya.  Di masa-masa pernikahannya ibu ini terus mengalami perlakuan-perlakuan yang kasar dan pengkhianatan suaminya. Sampai suatu ketika sang suami mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia mengalami kelumpuhan total.

Saudara, pada saat seperti itu, bukankah ibu ini memiliki alasan yang kuat untuk menunjukkan rasa kecewanya, sakit hatinya, dan meninggalkan suaminya tanpa harus bersusah payah merawatnya.  Tetapi apakah yang dilakukan ibu ini?  Dengan kasih setianya ia malah merawat suaminya.  Bahkan, ketika luka di dalam tubuh suaminya membusuk dan menyebabkan adanya belatung-belatung, ibu ini tak jijikmembersihkannya.  Saudara, seberapa tahan kita mengasihi orang yang telah menyakiti kita? Satu tahun? Dua tahun? Tiga tahun?  Lima tahun tahun? Berapa lama kita mampu saudara? Saudara, ibu yang saya ceritakan tadi mampu melakukannya selama dua puluh tahun.  Mengapa ibu ini dapat berbuat seperti itu? Jawabnya adalah karena ada satu kasih yang sangat luar biasa yang telah menjamah jiwanya saat ia hidup dalam kegelapan dosa. Kasih itu adalah kasih Allah. Kasih itulah yang memampukannya untuk mengasihi suaminya yang telah menyakitinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *