Setelah melihat kondisi yang menyedihkan ini, Naomi akhirnya mengambil jalan untuk kembali ke Israel dengan harapan bahwa Tuhan akan memberikan mereka makanan sekali lagi. Segera setelah berangkat, Naomi tampaknya baru menyadari bahwa kedua menantunya ini akan memiliki masa depan yang suram apabila mereka ikut pulang ke bangsa Israel yang tidak terlalu bersahabat dengan orang Moab ini. Kedua menantunya ini menunjukkan kasih kepada mereka yang sudah mati, yaitu suami-suami mereka. Naomi bahkan memberkati mereka dengan ucapan agar kiranya Tuhan mengasihi mereka seperti mereka mengasihi para suami yang sudah meninggal tersebut. Naomi jelas mengasihi mereka, tetapi justru karena ia mengasihi mereka, maka ia memikirkan yang terbaik untuk para menantunya.
Kesetiaan Ruth dan Kesetiaan Allah
June 25, 2017