Khotbah Perjanjian Lama

Ketika Tuhan Tak Terpahami

Banyak durinya.

Banyak durinya. Betul banyak durinya. Bandeng itu enak, tapi banyak durinya.

Dipresto aja, Pak.

Lho kalau yang presto, ada durinya tidak?

Ada, tapi durinya bisa dimakan.

Ooo gitu ya. Kalau misalnya, Mas Dony dan mas Ody tak kasih bandeng presto, mau

ndak?

Mau.

Kalau gitu, tolong, Pak, ambilkan bandeng di tas saya. Iya, silakan sini Pak. Lho, temenan lho aku. Ini Bandeng presto Semarang lho, ini oleh-oleh. Nah silakan diterima, tapi hadap sana dulu. Dibuka dulu bener ndak ini Bandeng, jangan-jangan teri. Dibuka dulu. Silakan dibuka. Diambil satu saja. Ya. Betul ndak ini bandeng presto? Tolong tunjukkan pada jemaat.

2 thoughts on “Ketika Tuhan Tak Terpahami

  1. Joss,pak..
    Ini yg saya butuhkan,,pas dgn keadaan saya sekarang. .Terimakasih.
    Tuhan pasti memberi kekuatan dan kesehatan lebih utk pak Andi..Amin

  2. Puji Tuhan…..kiranya firman ini jadi berkat kekuatan bagi Om Poey dan keluarga dalam menjalani kehidupan bersama Tuhan Yesus. Gusti berkahi. Amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *