Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Khotbah Natal: Allah Murah Hati, Allah Memberi

Ketika menikah, kita pasti merindukan keluarga yang bahagia. Namun, tentu pasangan kita mempunyai kelemahan dan keterbatasan. Kita merasa tidak mendapatkan apa yang kita harapkan. Lalu, apa yang kita lakukan? Kita berjuang untuk menerima kelemahan dan keterbatasan itu, tetapi hal itu bukan hal yang mudah, bukan? Apalagi ketika godaan menerpa kita. Jauh lebih mudah dan menyenangkan bagi kita untuk jatuh ke dalam pelukan pria atau wanita lain daripada menerima keterbatasan pasangan kita, bukan? Keluarga dihancurkan oleh pilihan kita sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *