SS, sesungguhnya ketika kita melayani, mungkin ada banyak hal yang kita alami (tunjukkan video). Adakah hati seorang pelayan itu ada dalam diri kita? Ada orang-orang yang memperhitungkan untung dan rugi saat melayani. Buat saya, saya akan dapat apa? Saya akan untung apa? Orang-orang seperti ini, bila tidak mendapati bahwa pelayanan tidak menguntungkan, maka tidak akan mau ikut berbagian. Ada orang-orang yang bersikap: “Lihat-lihat dulu pelayanan apa.” Kalau bisa dilihat banyak orang, yang mendatangkan pujian lebih banyak, itulah yang diambil. Bukankah juga ada banyak yang bersikap cuek bebek, tidak peduli orang lain sudah pontang-panting melayani seperti apa, tetapi memilih untuk berpangku tangan sambil berkata: “Toh sudah ada yang melayani, tidak perlu saya kan.”
Melayani sebagai Pelayan
March 27, 2020