Renungan

Menerima Teguran

 

“Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi” (Amsal 27:5). Mengapa? Karena lewat teguran itu kita akan mendapatkan masukan yang berguna untuk memperbaiki diri. Ketika kita terus memperbaiki diri, maka kualitas hidup kita pun makin meningkat.

 

Memang mendengarkan teguran terasa tidak enak sejenak. Apalagi bila teguran itu disampaikan secara terbuka di hadapan orang lain. Namun, ketika kita membela diri dan menolak mengoreksi diri, maka teguran itu tidak akan membawa arti. Teguran itu hanya akan meninggalkan rasa sakit hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *