Kedua, Oriented Man, pria yang sudah menghargai emansipasi wanita, tetapi masih peduli pada pendapat orang lain.
Ketiga, Metroseksual, pria normal yang semakin emosional, dan semakin mampu mengekspresikan emosi dan perasaannya. Mereka lebih senang mengobrol dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang lebih baik daripada rata-rata pria. Selain itu, kaum metroseksual sangat mengikuti mode dan memperhatikan penampilan diri mereka. Metroseksual bukan pria banci, kemayu, atau gay (Hermawan Kartajaya, Metroseksual Pria Masa Depan. JP, Senin 10 Mei 2004, hlm. 1,14).