Khotbah Perjanjian Baru, Khotbah Pra Paska & Paska

Mewujudnyatakan Kemenangan Kristus

Kita tidak suka dengan kekalahan. Kita bahkan tidak suka mendengarkan kata ini, khususnya ketika ditujukan kepada kita. Walaupun mengalaminya, kita akan menghibur diri dengan berkata, “Yah, mungkin ada maksud Tuhan di balik karier yang tidak berkembang atau pasangan hidup yang tak kunjung datang.” Penghiburan yang menolong kita untuk tetap bertahan, tetapi toh tak dapat kita pungkiri bahwa kekalahan itu melelahkan dan mematahkan kepercayaan diri, dan bahwa kita ingin mengalami kemenangan.

Kristus Menang. Apa Hubungannya dengan Kita?

Kitab 1 Korintus 15:57-58 berbicara tentang sebuah deklarasi kemenangan. “Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Paulus mendeklarasikan kemenangan atas ketakutan manusia yang terbesar, yakni maut atau kematian. Maut atau kematian adalah akibat dari dosa manusia. Itulah sebabnya Paulus menyebut bahwa sengat maut ialah dosa. Di bagian lain, Paulus pernah menulis, “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5:12). Kini kematian yang merupakan akibat dosa telah dikalahkan oleh kuasa Yesus Kristus melalui kebangkitan-Nya. Kuasa-Nya itu juga melepaskan manusia dari tuntutan hukum Taurat yang tidak mungkin dipenuhi oleh kekuatan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *