Setelah dosanya terkuak, gereja menjatuhkan status penggembalaan khusus kepadanya. Dia dilarang berkhotbah selama satu tahun untuk memberi kesempatan kepadanya untuk benar-benar bertobat dan dipulihkan. Sangat disayangkan, bukannya bertobat dan menerima konsekuensi dosanya, dia malah menolak penggembalaan khusus tersebut dan dengan arogan terus berkhotbah sambil membohongi dirinya sendiri dan orang lain bahwa Tuhan menyuruhnya terus berkhotbah. Akibatnya, hidupnya benar-benar hancur. Tragis? Sangat tragis!
Mezbah vs Panggung
February 19, 2019