Saya pernah mendengar kesaksian seorang pendeta. Setelah dua tahun dia ditahbiskan, dia bertemu dengan sesorang di kendaraan umum. Orang itu tidak mengenalnya tetapi dengan berani dia bertanya: “Apakah bapak sudah menerima Kristus?” Dia tersinggung dan menjawab dengan ketus: “Saya pendeta!” Diluar dugaan orang itu berkata lagi: “Saya tidak peduli siapa bapak, tetapi yang saya tanyakan adalah, apakah bapak sudah menerima Kristus?” Pendeta itu semakin marah: “Kurang ajar sekali orang itu!” Dia tidak mau menjawab dan di perhentian berikutnya, walaupun belum sampai tujuan dia turun.
Mezbah vs Panggung
February 19, 2019