Khotbah Perjanjian Lama, Khotbah Topikal

Nehemia: Peka akan Kehendak Allah

Rupanya memang selama 4 bulan itu Nehemia terus memikirkan dan menggumulkan dengan Allah, apa yang akan dia katakan kepada raja Artahsasta. Permintaannya menunjukkan bahwa Nehemia betul-betul dipimpin oleh hikmat Allah, sehingga dia tahu persis hal-hal apa saja yang dia butuhkan untuk melakukan tugas yang diberikan oleh Allah Israel kepadanya. Dan karena Tuhan menyertai dia, maka semua yang dia minta dikabulkan oleh raja (Neh 2:4-8). Bahkan ketika raja bertanya kapan dia kembali, Nehemia mampu menyebut suatu jangka waktu tertentu. Dikatakan raja berkenan mengutus Nehemia, setelah Nehemia menyebut suatu jangka waktu tertentu (Neh 2:6). Bayangkan betapa dahsyatnya kepekaan orang ini terhadap kehendak Allah, sehingga dia bisa tahu kapan proyek Allah ini akan selesai. Perlu kita pahami bahwa Nehemia sedang berjanji kepada seorang raja yang berkuasa. Resiko bersalah kepada raja akan berakibat fatal. Salah janji bisa mati. Tetapi Nehemia berani menyebut jangka waktu tertentu. Padahal dia belum melihat medan tempat tugasnya. Dia hanya tahu apa yang Allah telah taruh dalam hatinya (Neh 2:12), yaitu membangun kembali tembok Yerusalem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *