Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan… Setelah kita bergumul dengan firman Tuhan, saya kembali kepada pertanyaan awal saya: Apakah Saudara siap sedia?
Jawaban yang sesungguhnya bukan sekadar ‘siap’ atau ‘tidak siap’ melainkan apakah kita sudah mempersiapkan diri atau belum. Untuk itu, untuk mengakhiri perenungan ini, saya ingin memberikan gambaran mengenai bagaimana kita harus mempersiapkan diri agar kita siap sedia ketika Tuhan datang. Untuk itu saya minta seorang jemaat menemani saya (seorang jemaat naik ke mimbar).