Khotbah Perjanjian Baru

Sungguh-sungguh Bergumul, Sungguh-sungguh Beriman

Kenyataan yang sama namun tampak berbeda, dari dua kacamata yang berbeda. Si tetangga melihat peristiwa itu sebagai bukti kemenangan keyakinannya bahwa Tuhan itu tidak ada. Si janda melihat betapa maksud jahat tetangganya itu telah dipakai Tuhan menjadi saluran berkat baginya. Jadi, masalah kita adalah apakah kita telah mempunyai kacamata iman yang tepat untuk melihat dunia di sekitar kita?

Iman Kristen mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada cara lain yang lebih tepat dalam memandang kehidupan ini selain memandangnya dengan cara pandang Sang Pencipta. Tapi, bagaimana kita dapat melihat dari kacamata Sang Pencipta? Untuk itulah Sang Pencipta harus menyatakan diri-Nya kepada manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *