- Kita perlu memahami betapa seriusnya dosa di hadapan Allah. Selama kita menganggap dosa hanyalah sebuah kesalahan dan pelanggaran kecil saja, maka kita tidak akan pernah memahami makna pentingnya kelahiran baru. Kita perlu sepakat dengan pemahaman Allah bahwa dosa adalah sebuah hal besar dan sangat serius. Karena dosa adalah sebuah pemberontakan manusia kepada Allah. Dan kita semua, tanpa terkecuali, adalah orang-orang berdosa yang patut menerima murka Allah atas seluruh dosa kita tersebut. Tidak ada satupun usaha manusia yang dapat melepaskan kita dari jerat dosa ini.
- Kita perlu juga memahami tentang besarnya kasih Allah atas kehidupan kita. Kelahiran baru hanya dimungkinkan karena Anak Allah telah menyerahkan hidup-Nya bagi kita. Ia telah menyerahkan diri-Nya sebagai korban penghapus dosa di atas kayu salib. Semuanya itu menggambarkan betapa besarnya kasih Allah atas semua orang berdosa.
Saya mendengar sebuah kesaksian menarik yang menggambarkan pergumulan seseorang menerima Kristus dan mengalami kelahiran baru tersebut:
Ia seorang anak perempuan yang berasal dari keluarga yang sangat mampu. Meski demikian, ia bukanlah anak yang manja. Ia bertumbuh sebagai anak yang ulet dan sungguh-sungguh berjuang untuk hidupnya. Semasa SMA ia berusaha untuk bisa meriah prestasi akademik yang baik di sekolahnya. Dan.. usahanya berbuah baik. Setamat SMA ia melanjutkan ke perguruan tinggi di negeri paman Sam. Tidak mudah menghadapi semua kesulitan dalam studynya itu. Tetapi ia sangat gigih berjuang sehingga ia berhasil baik. Ia sempat bekerja sebentar, dan di tempat kerjanya pun ia berhasil. Atasannya sangat mempercayai dia untuk mengerjakan banyak hal.