Jika kita melihat kisah ini lebih dalam, Tuhan memerintahkan untuk menghancurkan Baal, yaitu mezbah Baal dan ternyata tiang berhala itu semua milik ayahnya (Yoas). Yoas adalah penyembah berhala dan ia tahu bahwa Gideon-lah yang menghancurkan mezbah Baal.
Ini sungguh menarik jika kita merenungkan bagaimana kalau perintah Tuhan itu datang kepada anda, dimana kita semua tahu bahwa banyak dari kita dibesarkan dengan pandangan bahwa perlu untuk menghormati tradisi keluarga atau orangtua kita. Saya bukanlah anti dengan tradisi keluarga atau orangtua. Tetapi pertanyaannya bagaimana jika tradisi itu bertentangan atau menyimpang dari Firman Tuhan dan tidak berpusat pada Injil? Apakah kita tetap memilih melakukan Firman Tuhan? (contoh tradisi mendoakan arwah orang mati, 7 hari, 40 hari, memilih hari baik untuk pindah rumah, hari baik untuk memilih tanggal pernikahan, dst..) Atau mengikuti saja supaya tidak terjadi keributan, tentunya hal ini bukanlah pilihan yang mudah bukan?