Selanjutnya dia mengatakan: “Anda tidak perlu gelar sarjana untuk bisa melayani.” Tidak harus, walaupun tidak berarti studi tidak penting. Belajar itu penting, tetapi yang lebih penting adalah melayani. Studi atau belajar hanya sarana. Yang lebih penting adalah melayani.
Saudara… saya ingat siapa Rasul Paulus. Dia sendiri mengatakan, “Aku tidak pernah bisa mengungkapkan setiap khotbahku dengan bahasa yang indah seperti guru-guru palsu itu. Tetapi aku dengan jujur mengungkapkan kebenaran firman.” Persis seperti yang dikatakan Martin Luther King Jr. “Anda tak perlu membuat kalimat yang sempurna untuk bisa melayani.” Kemudian dia melanjutkan, “Anda tak perlu tahu tentang Plato dan Aristoteles untuk melayani.” Memang, pada saat itu banyak orang beranggapan bahwa untuk bisa melayani orang harus belajar Filsafat, harus mempunyai daya olah pikir yang hebat seperti para filsuf itu. “Anda hanya perlu sebuah hati yang penuh kasih karunia dan jiwa yang digerakkan oleh kasih,” begitu kata Martin Luther King Jr. Inilah yang menjadi inti agar kita bisa tetap mendedikasikan hidup kita kepada Tuhan, untuk melayani Tuhan dan sesama.