Ular digambarkan sebagai binatang yang amat cerdik. Jadi, Tuhan Yesus tidak ingin orang Kristen menjadi orang bego dan kalahan sehingga dianiaya dan dipukuli juga merasa tidak berkeberatan. Tuhan Yesus ingin kita cerdik karena kita ini berhadapan dengan serigala. Walaupun demikian, janganlah lupa juga, Tuhan Yesus mengatakan, kita mesti bersikap tulus dan bukan bulus! Ada perbedaan yang esensial antara tulus dan bulus. Kalau bulus itu banyak akal, tetapi Yesus ingin kita tulus, arti terjemahan lainnya adalah “tanpa kesalahan”. Jadi rumus dari Tuhan Yesus adalah cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Kehidupan dari Perspektif Pengkhotbah dan Yesus Kristus
May 17, 2017