Ashe menyadari betul bahwa semua kesuksesan karir yang telah dia capai di masa lalu hanya mungkin terjadi karena kebaikan dan kasih Tuhan kepadanya. Sehingga pada saat kesakitan dan penderitaan itu terjadi dalam hidupnya, dia tidak menjadi putus asa, melainkan dia tetap mengasihi dan menaati Tuhan.
Pengalaman-pengalaman kita di masa lalu bersama Tuhan merupakan bekal bagi kita untuk berjalan menuju masa depan. Di saat kesulitan dan penderitaan itu datang, mungkin kita harus berhenti sejenak dari perjalanan kita dan mulai menengok ke masa lalu kita. Kita melihat bagaimana dulu Tuhan pernah menolong kita membuat paper demi paper yang sulit bagi kita.