Khotbah Perjanjian Baru

Sebuah Pelajaran dari Sejarah

Sering kali kita mengutip satu dua kalimat dan berharap dosen tidak tahu akan hal itu.  Bukan karena kita tidak mau berusaha, tapi terkadang kita sudah berjuang mati-matian tapi kondisi yang menyebabkan kita jatuh lagi lubang yang sama.  Tetapi, pertanyaannya sekarang adalah apakah kita mau terus terlena dengan ketidakberdayaan kita?

Apakah kita mau terus-menerus menyakiti hati Tuhan?  Mari kita ingat kembali kebaikan, kesetiaan, dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita selama belasan atau puluhan tahun.  Pernahkah Tuhan mengecewakan kita dan membiarkan kita sendirian?  Tak maukah sekarang kita juga berkorban bagi Tuhan dengan setia mengasihi dan menaati segala perintah dan ketetapan-Nya?  Karena kesetiaan Tuhan di masa lalu merupakan jaminan penyertaan Tuhan di masa depan.  Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *