Saya terdiam dengan perasaan haru. Sungguh penderitaan itu bukan hanya menjadi hal yang faktual bagi ibu yang biasanya memberi penghiburan bagi orang lain itu, melainkan kini menjadi hal yang personal. Ketika penderitaan menjadi personal, kita mengalami guncangan yang dahsyat. Ketika penderitaan itu berubah dari sesuatu yang faktual menjadi personal, maka di sinilah pergumulan iman atau bahkan guncangan iman bisa terjadi. Di dalam pergumulan ini, pertanyaan kita adalah mengapa hal ini terjadi? Sanggupkah aku melewatinya? Kapan semua penderitaan ini akan berakhir? Pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab.
Anak Allah yang Turut Menderita
March 9, 2018
Terima kasih banyak berkat